Berita Terbaru
Semarak Milad ke-49 BKPRMI, Jeneponto Gelar Kemah Milad dan Jalan Santai Bahagia
JENEPONTO, — Dalam rangka menyemarakkan Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Jeneponto menggelar Kemah Milad BKPRMI Jeneponto di Rest Area Masjid Agung Jeneponto, Sabtu–Ahad, 5–6 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian Semarak Milad ke-49 BKPRMI di Kabupaten Jeneponto sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, sinergitas, dan kebersamaan seluruh elemen BKPRMI di tingkat kabupaten hingga kecamatan dan desa/kelurahan.
Kemah Milad juga menghadirkan ruang kegiatan yang positif bagi santri TKA/TPA, pengelola TKA/TPA, pengurus BKPRMI, remaja masjid, orang tua santri, serta masyarakat umum.
Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Jeneponto, Abu Bakar Halim, mengatakan pelaksanaan Kemah Milad merupakan bagian dari semangat menyemarakkan Milad ke-49 BKPRMI sekaligus tindak lanjut dari arahan dan instruksi DPP BKPRMI.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada perayaan Milad, tetapi juga menjadi sarana mempertemukan berbagai unsur yang selama ini menjadi bagian penting dalam gerakan BKPRMI di Jeneponto.
“Selain untuk sinergitas, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahim dengan DPK, DPDes/Kelurahan, Remaja Masjid, Pengelola TKA/TPA, Santri TKA/TPA dan Orang Tua Santri,” ujar Abu Bakar Halim.
Ia menilai, keterlibatan berbagai elemen tersebut penting untuk memperkuat gerakan pembinaan generasi muda dan generasi Qur’ani di Kabupaten Jeneponto.
Diisi Lomba hingga Jalan Santai Bahagia
Beragam kegiatan turut mewarnai pelaksanaan Kemah Milad. Sejumlah lomba digelar dengan melibatkan santri, pengelola TKA/TPA, hingga pengurus BKPRMI.
Rangkaian kegiatan dibuka oleh Ketua Dewan Pakar BKPRMI Jeneponto, Dr. H. Sudirman Sappara, SE., M.Si. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan lomba Ikrar Santri serta lomba menyanyi Mars BKPRMI yang diikuti oleh para Ketua DPK BKPRMI se-Kabupaten Jeneponto.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Selain menjadi ajang kompetisi, berbagai lomba juga diarahkan sebagai ruang untuk meningkatkan kepercayaan diri, kreativitas, dan kemampuan para peserta.
Memasuki Ahad, 6 September 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Jalan Santai Bahagia yang dimulai sekitar pukul 06.30 WITA.
Jalan Santai Bahagia tidak hanya diikuti oleh jajaran BKPRMI, tetapi juga melibatkan Takmir Masjid Agung Jeneponto, Kementerian Agama, sekolah-sekolah di sekitar Masjid Agung, serta masyarakat umum.
Keterlibatan masyarakat tersebut menjadi bagian penting dari upaya BKPRMI untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan berbagai aktivitas dan kontribusi organisasi dalam pembinaan keagamaan dan kepemudaan.
Dorong Pembinaan Generasi Qur’ani
Abu Bakar Halim berharap seluruh rangkaian Kemah Milad dapat memberikan manfaat bagi para peserta, khususnya dalam penguatan pembinaan generasi Qur’ani.
Menurutnya, kegiatan BKPRMI harus mampu menjadi ruang pembinaan yang tidak hanya mengembangkan kemampuan organisasi, tetapi juga meningkatkan kemampuan akademik dan keagamaan santri, pengelola TKA/TPA, serta kader BKPRMI.
“Diharapkan dengan segala aktivitasnya, Kemah Milad ini semakin menyosialisasikan BKPRMI dan memberikan ruang positif di hati masyarakat. Kami ingin BKPRMI Jeneponto semakin menjelma menjadi DPD yang Bahagia Membahagiakan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembinaan baca tulis Al-Qur’an, pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Qur’an, serta pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari perlu terus diperkuat melalui berbagai kegiatan yang kreatif dan melibatkan masyarakat.
Apresiasi Dukungan Takmir Masjid Agung
Dalam pelaksanaan Kemah Milad tersebut, DPD BKPRMI Jeneponto juga menyampaikan apresiasi kepada Takmir Masjid Agung Jeneponto yang telah memberikan izin penggunaan kawasan kompleks Masjid Agung sebagai lokasi kegiatan.
Dukungan tersebut dinilai penting dalam menunjang kelancaran kegiatan sekaligus memperkuat kolaborasi antara BKPRMI dengan pengelola masjid.
Kawasan Masjid Agung Jeneponto sendiri menjadi ruang strategis bagi pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Kehadiran Kemah Milad di lokasi tersebut semakin memperkuat fungsi masjid sebagai ruang berkumpul, pembinaan, silaturahmi, dan aktivitas positif masyarakat.
Bergerak dengan Semangat Kader
Pelaksanaan Kemah Milad juga menjadi gambaran semangat kemandirian BKPRMI Jeneponto dalam menjalankan roda organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan apresiasi terhadap jajaran BKPRMI Jeneponto yang mampu melaksanakan berbagai kegiatan secara swadaya, baik dalam aspek perencanaan maupun pembiayaan.
Semangat tersebut menunjukkan bahwa keberlangsungan kegiatan organisasi tidak hanya bergantung pada dukungan anggaran, tetapi juga pada komitmen, gotong royong, dan partisipasi para kader.
“Kita sama-sama tahu bahwa sampai saat ini BKPRMI Jeneponto belum memperoleh kucuran dana dari Pemerintah Daerah. Kondisi ini niscayanya menjadi rujukan banyak organisasi dalam menjalankan organisasinya,” ungkapnya.
Dihadiri Berbagai Elemen BKPRMI
Kemah Milad BKPRMI Jeneponto turut dihadiri unsur Dewan Pakar BKPRMI Jeneponto, MPD BKPRMI Jeneponto, Pengurus DPD BKPRMI Jeneponto, DPK se-Kabupaten Jeneponto, perwakilan DPDes/Kelurahan, remaja masjid, pengelola TKA/TPA, santri TKA/TPA, orang tua santri, serta Takmir Masjid Agung Jeneponto.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan luasnya keterlibatan masyarakat dalam gerakan BKPRMI di Kabupaten Jeneponto.
Melalui Kemah Milad, BKPRMI Jeneponto tidak hanya memperingati perjalanan organisasi yang memasuki usia ke-49 tahun, tetapi juga menjadikan momentum tersebut sebagai sarana memperkuat konsolidasi dan kebersamaan antarelemen organisasi.
Rangkaian kegiatan ini sekaligus meneguhkan komitmen BKPRMI Jeneponto untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui penguatan ukhuwah, pembinaan generasi Qur’ani, pemberdayaan remaja masjid, kepedulian terhadap masjid, serta kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Dengan semangat “Bahagia Membahagiakan”, Milad ke-49 BKPRMI diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh kader di Jeneponto untuk terus bergerak, berkolaborasi, dan menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian Semarak Milad ke-49 BKPRMI di Kabupaten Jeneponto sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, sinergitas, dan kebersamaan seluruh elemen BKPRMI di tingkat kabupaten hingga kecamatan dan desa/kelurahan.
Kemah Milad juga menghadirkan ruang kegiatan yang positif bagi santri TKA/TPA, pengelola TKA/TPA, pengurus BKPRMI, remaja masjid, orang tua santri, serta masyarakat umum.
Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Jeneponto, Abu Bakar Halim, mengatakan pelaksanaan Kemah Milad merupakan bagian dari semangat menyemarakkan Milad ke-49 BKPRMI sekaligus tindak lanjut dari arahan dan instruksi DPP BKPRMI.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada perayaan Milad, tetapi juga menjadi sarana mempertemukan berbagai unsur yang selama ini menjadi bagian penting dalam gerakan BKPRMI di Jeneponto.
“Selain untuk sinergitas, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahim dengan DPK, DPDes/Kelurahan, Remaja Masjid, Pengelola TKA/TPA, Santri TKA/TPA dan Orang Tua Santri,” ujar Abu Bakar Halim.
Ia menilai, keterlibatan berbagai elemen tersebut penting untuk memperkuat gerakan pembinaan generasi muda dan generasi Qur’ani di Kabupaten Jeneponto.
Diisi Lomba hingga Jalan Santai Bahagia
Beragam kegiatan turut mewarnai pelaksanaan Kemah Milad. Sejumlah lomba digelar dengan melibatkan santri, pengelola TKA/TPA, hingga pengurus BKPRMI.
Rangkaian kegiatan dibuka oleh Ketua Dewan Pakar BKPRMI Jeneponto, Dr. H. Sudirman Sappara, SE., M.Si. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan lomba Ikrar Santri serta lomba menyanyi Mars BKPRMI yang diikuti oleh para Ketua DPK BKPRMI se-Kabupaten Jeneponto.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Selain menjadi ajang kompetisi, berbagai lomba juga diarahkan sebagai ruang untuk meningkatkan kepercayaan diri, kreativitas, dan kemampuan para peserta.
Memasuki Ahad, 6 September 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Jalan Santai Bahagia yang dimulai sekitar pukul 06.30 WITA.
Jalan Santai Bahagia tidak hanya diikuti oleh jajaran BKPRMI, tetapi juga melibatkan Takmir Masjid Agung Jeneponto, Kementerian Agama, sekolah-sekolah di sekitar Masjid Agung, serta masyarakat umum.
Keterlibatan masyarakat tersebut menjadi bagian penting dari upaya BKPRMI untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan berbagai aktivitas dan kontribusi organisasi dalam pembinaan keagamaan dan kepemudaan.
Dorong Pembinaan Generasi Qur’ani
Abu Bakar Halim berharap seluruh rangkaian Kemah Milad dapat memberikan manfaat bagi para peserta, khususnya dalam penguatan pembinaan generasi Qur’ani.
Menurutnya, kegiatan BKPRMI harus mampu menjadi ruang pembinaan yang tidak hanya mengembangkan kemampuan organisasi, tetapi juga meningkatkan kemampuan akademik dan keagamaan santri, pengelola TKA/TPA, serta kader BKPRMI.
“Diharapkan dengan segala aktivitasnya, Kemah Milad ini semakin menyosialisasikan BKPRMI dan memberikan ruang positif di hati masyarakat. Kami ingin BKPRMI Jeneponto semakin menjelma menjadi DPD yang Bahagia Membahagiakan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembinaan baca tulis Al-Qur’an, pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Qur’an, serta pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari perlu terus diperkuat melalui berbagai kegiatan yang kreatif dan melibatkan masyarakat.
Apresiasi Dukungan Takmir Masjid Agung
Dalam pelaksanaan Kemah Milad tersebut, DPD BKPRMI Jeneponto juga menyampaikan apresiasi kepada Takmir Masjid Agung Jeneponto yang telah memberikan izin penggunaan kawasan kompleks Masjid Agung sebagai lokasi kegiatan.
Dukungan tersebut dinilai penting dalam menunjang kelancaran kegiatan sekaligus memperkuat kolaborasi antara BKPRMI dengan pengelola masjid.
Kawasan Masjid Agung Jeneponto sendiri menjadi ruang strategis bagi pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Kehadiran Kemah Milad di lokasi tersebut semakin memperkuat fungsi masjid sebagai ruang berkumpul, pembinaan, silaturahmi, dan aktivitas positif masyarakat.
Bergerak dengan Semangat Kader
Pelaksanaan Kemah Milad juga menjadi gambaran semangat kemandirian BKPRMI Jeneponto dalam menjalankan roda organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan apresiasi terhadap jajaran BKPRMI Jeneponto yang mampu melaksanakan berbagai kegiatan secara swadaya, baik dalam aspek perencanaan maupun pembiayaan.
Semangat tersebut menunjukkan bahwa keberlangsungan kegiatan organisasi tidak hanya bergantung pada dukungan anggaran, tetapi juga pada komitmen, gotong royong, dan partisipasi para kader.
“Kita sama-sama tahu bahwa sampai saat ini BKPRMI Jeneponto belum memperoleh kucuran dana dari Pemerintah Daerah. Kondisi ini niscayanya menjadi rujukan banyak organisasi dalam menjalankan organisasinya,” ungkapnya.
Dihadiri Berbagai Elemen BKPRMI
Kemah Milad BKPRMI Jeneponto turut dihadiri unsur Dewan Pakar BKPRMI Jeneponto, MPD BKPRMI Jeneponto, Pengurus DPD BKPRMI Jeneponto, DPK se-Kabupaten Jeneponto, perwakilan DPDes/Kelurahan, remaja masjid, pengelola TKA/TPA, santri TKA/TPA, orang tua santri, serta Takmir Masjid Agung Jeneponto.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan luasnya keterlibatan masyarakat dalam gerakan BKPRMI di Kabupaten Jeneponto.
Melalui Kemah Milad, BKPRMI Jeneponto tidak hanya memperingati perjalanan organisasi yang memasuki usia ke-49 tahun, tetapi juga menjadikan momentum tersebut sebagai sarana memperkuat konsolidasi dan kebersamaan antarelemen organisasi.
Rangkaian kegiatan ini sekaligus meneguhkan komitmen BKPRMI Jeneponto untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui penguatan ukhuwah, pembinaan generasi Qur’ani, pemberdayaan remaja masjid, kepedulian terhadap masjid, serta kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Dengan semangat “Bahagia Membahagiakan”, Milad ke-49 BKPRMI diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh kader di Jeneponto untuk terus bergerak, berkolaborasi, dan menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.