Arsip

Berita Terbaru

Temukan berita dan informasi BKPRMI berdasarkan kata kunci atau kategori.

Ukir Prestasi Nasional, BKPRMI Jeneponto Borong Penuh Penghargaan Pada BKPRMI Award 2026 Nasional

Ukir Prestasi Nasional, BKPRMI Jeneponto Borong Penuh Penghargaan Pada BKPRMI Award 2026

JENEPONTO – Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Jeneponto kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam momentum Resepsi Puncak Milad ke-49 BKPRMI yang dirangkaikan dengan penyerahan BKPRMI Award 2026 pada Ahad, 25 Oktober 2026, di Hotel Tavia Heritage, Jakarta Pusat, DPD BKPRMI Jeneponto berhasil meraih apresiasi dalam tiga kategori penghargaan nasional. Tiga kategori penghargaan tersebut meliputi DPD BKPRMI Terbaik I se Indonesia yang diterima langsung oleh Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Jeneponto, Abu Bakar Halim, SH, Kader Uswatun Hasanah diraih oleh Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) BKPRMI Jeneponto, Suardi A. Kahar, S.Ag., dan Pejabat Publik Peduli BKPRMI Tingkat Nasional diraih oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Dr. Aspa Muji, S.STP., M.Si.

25 Okt 2026 • 105 dibaca
WASPADA KABUT ASAP KARHUTLA, BKPRMI JENEPONTO IMBAU MASYARAKAT JAGA KESEHATAN Nasional

WASPADA KABUT ASAP KARHUTLA, BKPRMI JENEPONTO IMBAU MASYARAKAT JAGA KESEHATAN

JENEPONTO – DPD BKPRMI Kabupaten Jeneponto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sebagaimana merujuk pada Surat Edaran Bupati Jeneponto Nomor 400.7.8.3/226/BUPATI. Berdasarkan data IQAir per 12 Oktober 2026, indeks kualitas udara di Kabupaten Maros mencapai 149, Bantaeng 126, dan Jeneponto 125, yang termasuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Sementara itu, pengamatan visual di PLTB Tolo Turatea pada 13 Oktober 2026 menunjukkan kabut tebal yang menyebabkan jarak pandang menurun. Kabut asap dapat memicu iritasi mata dan tenggorokan, batuk, sesak napas, serta memperburuk penyakit asma dan gangguan paru-paru. Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit pernapasan dan jantung menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus. Untuk mengurangi risiko paparan, masyarakat dianjurkan menggunakan masker N95 atau KF94 saat diperlukan, mengurangi aktivitas di luar ruangan, menjaga kualitas udara di dalam rumah, mencukupi kebutuhan air putih, serta mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara. Warga juga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan kebakaran. Melalui imbauan ini, BKPRMI Jeneponto mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan demi keselamatan serta kenyamanan bersama.

13 Okt 2026 • 560 dibaca